SEBAB PAHALA ORANG YANG PUASA DIBALAS TANPA BATAS

✅SEBAB PAHALA ORANG YANG PUASA DIBALAS TANPA BATAS✅

_Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin rahimahullah berkata:_

“Bahwasannya amalan anak Adam ditambah dari satu hingga sepuluh kebaikan kecuali puasa, karena akan diberikan pahalanya tanpa batas yakni akan dilipat gandakan dengan kelipatan yang banyak.

Berkata para ulama:

*Dikarenakan puasa itu meliputi tiga jenis kesabaran yaitu*

_sabar di atas ketaatan kepada AllahTa’ala, sabar dari bermaksiat kepada Allah Ta’ala, dan sabar terhadap takdir Allah_

➡️Adapun sabar di atas ketaatan kepada Allah Ta’ala, dikarenakan seseorang mendorong dirinya untuk berpuasa meskipun kadang dia tidak menyukainya karena payahnya dan bukan karena Allah mewajibkannya. –namun jikalau seorang membenci puasa karena Allah mrwajibkannya, niscaya akan batal amalannya–hanya saja dia tidak menyukainya karena payahnya, meskipun demikian dia mendorong dirinya untuk puasa, sehingga dia bersabar dari makan, minum, dan nikah karena Allah ‘Azza wa Jalla.

Oleh karena ini Allah Ta’ala berfirman dalam hadits Qudsi:

يترك طعامه وشرابه وشهواته من أجلي

_Diameninggalkan makan,minum,dan keinginannya karenaku_

➡️Adapun jenis kesabaran yang kedua adalah sabar dari bermaksiat kepada Allah. Hal ini diperoleh seorang yang puasa karena dia bersabar terhadap dirinya dari bermaksiat kepada Allah ‘Azza wa Jalla, sehingga dia menjauhi perkara sia-sia, perkataan keji, kebohongan, dan yang diharamkan Allah lainnya

➡️Jenis kesabaran yang ketiga adalah sabar atas takdir Allah dan itu terjadi ketika seseorang ditimpa (terutama di hari yang panas dan panjang waktunya) perkara yang membuat sakit dan menderita berupa kemalasan, kebosanan, dan kehausan. Akan tetapi dia berasabar karenanya dalam rangka mencari ridha Allah.

Ketika puasa mengandung tiga jenis kesabaran ini, maka pahalanya menjadi tanpa batas sebagaima firman Allah Ta’ala:

إنما يوفي الصابرون أجراهم بغير حساب

_Sesungguhnya orang-orang yang sabar disempurnakan pahalanya tanpa batas_